Lucu 1

Petugas Kebersihan

Pada suatu hari, ada seorang petugas kebersihan yang sedang menyapu jalanan kota. Tiba-tiba dari arah barat, ada pengendara mobil yang melemparkan sampah keluar kaca jendela mobil.

Karena kesal, akhirnya petugas kebersihan pun menghentikan kegiatan menyapunya dan berteriak kencang.

”Woy, kalau buang sampah liat-liat dong, jangan buang sampah seenaknya, hargai saya kalau lagi kerja!”.

Lalu mobil itupun berhenti, dan dari dalam keluarlah seorang pria yang rapi berkemeja dan berdasi. Akhirnya, petugas kebersihan memilih untuk menghampiri orang itu.

“Pak, bisa kagak sih kalo buang sampak nggak di jalan? Ini saya susah bersihinnya!”, kata petugas kebersihan dengan perasaan kesal.

“Sebelumnya maaf Pak, saya tadi tidak bermaksud gitu” jawab pria itu.

“Masih aja ngeles, alesan padahal udah ketahuan” sahut petugas kebersihan.

“Jadi gini Pak, saya ini hobi main basket, dan saya tadi sedang mencoba latihan dengan melempar sampah ke tong sampah di sana”, pria berdasi menjawab sambil menunjuk tong sampah didekatnya.

Akhirnya petugas kebersihan meninggalkan pembicaraan sambil bergumam berbicara dalam hati "Ada-ada: saja, dasar orang-orang jaman sekarang tambah aneh aja".


Anak Presiden, Anak Petani


Pada suatu hari, Tutut, anaknya Soeharto lewat jalan tol di Jakarta. Penjaga tol berkata “Totalnya 3.000 rupiah”. Tutut saat itu tidak punya uang seribuan mengeluarkan uang Rp50.000 lansung aja menyodorkan tuh.

Penjaga tol mengatakan “Ini bu, kembaliannya.” Tutut kemudian menjawab “Sudah, simpan saja buat keluarga anda.” Penjaga tol merasa senang karena menerima Rp47.000 dan langsung berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy datang, melewati jalan tol tersebut. Tommy mengeluarkan uang Rp20.000, penjaga tol kemudian memberikan kembalian kepada Tommy "Ini pak, kembaliannya 17ribu”.

Tommy pun menjawab "Sudahlah, simpan saja buat sekolah anak Anda". Penjaga langsung memasukkan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol. Soeharto mengeluarkan uang Rp5000 dan disodorkan kepenjaga tol. Soeharto menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol "Loh, mana uang kembalian saya?"

Penjaga tol kemudian menjawab "Ah bapak, masa uang Rp2000 aja dibalikin. Tadi Bu Tutut dan Pak Tommy lewat kembaliannya Rp47.000 dan Rp17.000 aja diberikan ke saya, masa bapak yang Rp2000 saja minta kembalian?"

Soeharto langsung menjawab "Tunggu dulu! Anda tau siapa Tutut dan Tommy?” Penjaga tol dengan cekatan menjawab "Ya, saya tahu Pak! Pertanyaan gampang itu, jelas Tutut dan Tommy tuh anaknya presiden".

Soeharto pun menjawab "Pintar kamu, tahu mereka anak presiden. Nah, sedangkan saya kan anak petani! Sekarang, mana kembalian saya?". Penjaga Tol pun hanya terdiam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wa 1